Selamat Datang di Situs Resmi Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Probolinggo

Sambutan Kepala Perpusda


Sambutan Kepala Perpusda - Kami ucapkan selamat datang di website resmi Kantor Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Probolinggo.

Dalam website ini anda akan kami ajak untuk mengetahui seluk beluk Kantor Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Probolinggo.

Kantor Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Probolinggo dibentuk berdasarkan Perda Kab. Probolinggo No. 10 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah dengan tugas pokok membantu Bupati dalam penyelenggaraan pemerintahan dibidang perpustakaan.

Seiring dengan meningkatnya minat baca masyarakat melalui sistem layanan perpustakaan yang variatif, inovatif dan partisipatif serta terwujudnya pemenuhan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan perpustakaan, diharapkan Kantor Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Probolinggo dapat berperan serta di dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Probolinggo yang sejahtera, berkeadilan, mandiri, berwawasan lingkungan dan berakhlak mulia.


xx

e-book

Ebook Online

OPAC

Katalog Online

Pendaftaran Anggota

Keanggotaan Online

Statistik

Statistik

xx2

Selasa, 15 April 2014

Maksimalkan Pelayanan Perpustakaan Keliling


Kraksaan - Seiring dengan kemajuan teknologi yang pesat dan meningkatnya kebutuhan informasi di era globalisasi ini, pada umumnya masyarakat perkotaan dan pedesaan makin haus akan informasi yang akurat, tepat dan cepat, baik cetak maupun elektronik. Namun demikian, mengingat keterbatasan sarana dan prasarana, masyarakat pedesaan agak lamban dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan.
Untuk mengatasi kesenjangan ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo memalui Kantor Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) berusaha memberikan layanan informasi tertulis kepada masyarakat dengan menyediakan layanan perpustakaan keliling ke sekolah dan desa-desa.


Kepala Kantor Perpusda Kabupaten Probolinggo Santoso, Senin (14/4) mengungkapkan bahwa pelayanan perpustakaan keliling ini dilakukan agar minat baca masyarakat semakin tumbuh dan berkembang sehingga masyarakat bisa cerdas serta mampu meningkatkan angka Indeks Pemabangunan Manusia (IPM) Kabupaten Probolinggo.


"Dengan layanan perpustakaan keliling ini, masyarakat dapat bebas membaca ditempat ataupun meminjam buku sesuai dengan peraturan yang berlaku. Semakin sering masyarakat membaca, maka semakin banyak pula informasi dan pengetahuan yang didapatnya",Ungkap Santoso.


Dalam layanan perpustakaan keliling ini kata Santoso, Kantor Perpusda Kabupaten Probolinggo memberangkatkan 3 (tiga) unit mobil dan 3 (tiga) unit sepeda motor yang beroperasi diseluruh kecamatan se Kabupaten Probolinggo secara bergiliran. " Untuk layanan perpustakaan keliling ini, kami menyediakan 25 hingga 30 ribu judul buku. Jadi Masyarakat maupun siswa bisa memilih buku yang dibutuhkan,"Jelas Santoso.


Mantan Kabag Kominfo Kabupaten Probolinggo ini mengaku, dalamn tiap kunjungan lasyanan perpustakaan keliling ini baik di sekolah maupun di desa selalu disambut sangat antusias. Berbagai macam judul buku dicari mulai dari cerita dan pelajaran bagi siswa maupun teknologi tepat guna masyarakat.


"Dengan Antusiasnya masyarakat maupun siswa, maka layanan perpustakaan keliling ini perlu untuk dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat agar mereka dapat memanfaatkan perpustakaan keliling sebagai suatu sarana pengembangan pribadi dalam meningkatkan pengetahuan dan informasi,"terang Santoso.(Dc)

sumber : http://www.bromofm923.probolinggokab.go.id/2014/04/maksimalkan-pelayanan-perpustakaan.html

Selasa, 18 Maret 2014

Kepala Perpusda Hadiri Forum Musrenbang Kabupaten Probolinggo

Kepala Kantor Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Probolinggo, Santoso, SH., M.Hum., hari ini Selasa (18/03/2014), menghadiri forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Probolinggo Tahun 2014, bertempat di gedung Islamic Centre Kraksaan. Acara ini merupakan acara puncak dari rangkaian Musrenbang yang diselenggarakan oleh Bappeda Kabupaten Probolinggo.

Acara tersebut diawali dengan sambutan ketua panitia penyelenggara, Ir. Dewi Korina, MMA. Dalam laporannya Ir. Dewi Korina, MMA. menyampaikan bahwa tujuan penyelenggaraan musrenbang tahun 2014 ini adalah (1) Menyeleraskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah kabupaten/kota dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan daerar/provinsi; (2) Mengklarifikasi usulan program dan kegiatan yang telah disampaikan masy rakat kepada pemerintah daerah kabupaten/kota pada musrenbang RKPD kabupaten/kota di kecamatan dan/atau sebelum musrenbang RKPD kabupaten/kota dilaksanakan; (3) Mempertajam indikator kinerja program dan kegiatan prioritas daerah kabupate/kota; dan (4) Menyepakati prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas daerah.

Selanjutnya, disampaikan oleh Ir. Dewi Korina, MMA. bahwa target pertumbuhan ekonomi Kabupaten Probolinggo sebesar 6,56%. "Indeks Pembangunan Manusia ditargetkan meningkat menjadi 66,5% dari tahun sebelumnya sebesar 65%. Kemudian proyeksi pendapatan daerah tahun 2015 sebesar Rp 1.5 trilyun," katanya.

Setelah laporan ketua panitia, dilanjutkan paparan dari Bappeda Provinsi Jawa Timur. Dalam paparannya disampaikan bahwa situasi ekonomi global yang tidak menentu sangat mempengaruhi iklim ekonomi di Jawa Timur yang semakin menurun. "Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur menurun menjadi 6,66% pada tahun 2013, dari sebelumnya 7,1% pada tahun 2012," imbuhnya.

Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, H. Ahmad Badawi, S.Ag. juga menyampaikan paparannya dalam pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Probolinggo. Beliau menyoroti angka kemiskinan yang semakin menurun. "Setiap kita turun ke masyarakat, seringkali "disambati" oleh masyarakat bahwa angka kemiskinan itu tidak menurun, tapi turun-temurun," ungkapnya.

Berikutnya, acara musrenbang tahun 2014 ini dibuka secara langsung oleh Bupati Probolinggo, H. Tantriana Hasan Aminuddin, SE. Dalam pidatonya, Bupati Tantri mengatakan bahwa sinergi antarpemangku kepentingan agar lebih ditingkatkan. "Dengan sinergitas yang baik, akan dicapai keberhasilan yang hasilnya untuk kita semua yang dapat menjadi cambuk semangat sehingga tahun 2014 dan seterusnya dapat menghantarkan Kabupaten Probolinggo untuk bersaing dengan daerah lain," katanya. (Hesthiyono)


Senin, 17 Maret 2014

Rp 300 juta untuk Perpustakaan Desa

PROBOLINGGO - Demi menumbuhkan minat baca di perpustakaan desa, Pemkab Probolinggo mengalokasikan anggaran cukup besar di tahun ini. Tak kurang dana sekitar Rp 300 juta digelontorkan untuk dua kegiatan. Diantaranya, untuk pengembangan perpustakaan baru di 12 desa dan pembinaan perpustakaan di 12 desa yang sudah dibangun perpustakaan.

Untuk anggaran penyediaan bantuan pengembangan perpustakaan dan minat baca di daerah, Kantor Perpustakaan Daerah (Perpusda) mengalokasikan anggaran Rp 200 juta. Anggaran ini untuk pengadaan sarana dan prasarana perpustakaan, seperti 1 unit rak buku, 2 unit meja baca, 2 lembar karpet, dan 200 buku.

"Untuk perpustakaan baru memang lebih banyak karena barang-barang itu," kata Kepala Kantor Perpusda Santoso kemarin (14/3). Ada 12 desa baru yang dibentuk perpustakaan. Enam desa di Kecamatan Besuk, dua desa masing-masing di Kecamatan Banyuanyar dan Gading, dan satu desa di Kecamatan Kraksaan dan Paiton.

Selain itu, ada anggaran Rp 100 juta untuk pembinaan bagi 12 desa yang sebelumnya membentuk perpustakaan. Diantaranya, di Kecamatan Kotaanyar, Tiris, Gending, Besuk, Pakuniran, Paiton, Dringu, Wonomerto dan Gading yang di tahun lalu sudah dibangun perpustakaan oleh Kantor Perpusda.

Santoso menegaskan, setiap tahun Pemkab mengalokasikan anggaran untuk membentuk perpustakaan di desa-desa. "Memang tidak bisa seluruhnya, tapi bertahap," tutur mantan Kabag Kominfo tersebut. Program ini dibuat kerja sama dengan SKPD terkait seperti dinas pendidikan setempat.

Pemkab beralasan program ini memang untuk meningkatkan minat baca masyarakat karena selama ini rendah. Hal ini tak terlepas juga dari banyaknya masyarakat yang buta huruf, banyak masyarakat yang tidak memanfaatkan perpustakaan di desa. Seiring banyaknya masyarakat yang sudah melek huruf, maka keberadaan perpustakaan bisa maksimal," katanya.

Untuk koleksi sendiri, pihaknya menyiapkan buku-buku yang menopang kehidupan sehari-hari masyarakat. Dengan mayoritas petani, perpustakaan diisi lebih banyak buku-buku tentang pertanian, perkebunan, sampai kelautan. Selain buku-buku agama dan ilmu pengetahuan.

Tidak hanya sampai di situ, pihaknya setiap hari juga menugaskan tiga kendaraan perpustakaan keliling untuk menggugah minat baca masyarakat. "Sementara karena hanya tiga kendaraan, jangkauannya hanya di Kecamatan. Ke depan nanti kami optimalkan sampai tingkat desa," tegasnya.

Sumber : Radar Bromo (Jawa Pos Group), 15/3/0214.
Cara Seo Blogger

    • Bimbingan Teknis Pengelolaan Perpustakaan, Maret 2014.


    • Lomba Perpustakaan Sekolah dan Desa Terbaik, 7 s/d 14 Maret 2014.



Diberdayakan oleh Blogger.
Maaf Masih Maintanance

website page counter